Selasa, 18 Januari 2022

Disudut, Tanpa Perlu Diperhatikan

Ketika baca judulnya mungkin pada bingung sebenarnya ini tulisan apaan ya, disudut ? tidak diperhatikan ? mungkinkah itu "DEBU"

Bukan,itu bukan debu, itu adalah aku. aku? iya aku, aku yang sedang nulis ini, kenapa disudut ? mungkin aku debu ? bukan. maksud tulisan disini adalah aku mungkin orang yang sering ga diperhatikan dan tanpa sadar aku memerhatikan orang-orang disekitarku, ya aku adalah seorang pengamat dari jauh, bukan pengamat bola atau pun pengamat politik, tapi aku lebih menjadi pengamat dunia yang ada disekelilingku.

Memperhatikan hal-hal kecil yang terkadang dilewatkan banyak orang. Hal-hal kecil yang bisa membuatmu merasa bahagia ataupun sedih. Senyuman dan rengutan yang terkadang tak kau sadari, tapi aku melihatnya.

Aku bahagia menyadari hal-hal kecil itu, disudut tanpa disadari oleh siapa pun. Itu adalah keikutsertaan ku dalam memperhatikan dunia. 



Note : Tulisan ini dibuat beberapa tahun yang lalu, oleh diriku yang selalu merasa tak layak mendapat spot light dari mana pun dan aku nyaman menjadi warga pinggiran yang menikmati spotlight dan pertunjukan yang sedang terjadi

One Way Love

The day i think im in a heaven
Always smile when i see you
Never past a day without thinking bout you
Im fell in love

But people said im insane
Cause you've never look at me
Never smile at me
And fall in love with other not me

I was like in a flower garden and fire blaze in the same time
I was life but I'm not
Im in love but hurt too

Someday i realize
You're not for me
It only me who fallin in love here
Am i can stop for loving you?

Selasa, 03 Agustus 2021

Masa Pandemi Cov*d

Hari - hari ku seperti biasanya, dirumah menghabiskan waktu bersama keponakanku. Di masa pandemi seperti ini aku tak terlalu kesulitan karena aku sendiri jarang keluar rumah.

Terkadang masih heran dengan orang - orang yang denial sama virus. Walau ga keliatan tapi ga bisa dipungkiri kalo corona ini nyata. Apalagi dengan tambahan kalimat "ya kalo udah takdirnya mau meninggal ya meninggal aja, bukan karena virus" bener hidup dan mati emang takdir dari Allah, tapi sebagai orang yang berakal tentu kita harus ikhtiar, ga gitu aja nerima kematian. Orang kecelakaan meninggal ya takdir, orang dibunuh meninggal takdir juga tapi ga semua orang bisa nerima itu kan, ketika ada yang meninggal karena korban pembunuhan trs kamu bilang "itu kan udah takdir dia" gabisa kya gitu sayang. Kalo gitu misalnya sakit flu atau demam jangan nyari obat ya, karena kalo mau meninggal ya meninggal aja kan udah takdir jd gausah cari - cari obat.

Itu kenapa kita harus tahan ego buat jalan - jalan, ga pake masker dan nongkrong - nongkrong. Mungkin kamu ngerasa superior dan ga percaya sama si virus ini tapi ada orang - orang yang imunnya mungkin ga sekuat kamu, alangkah bijaknya jika kamu pake masker dan taat prokes. Dengan begitu kamu bisa nyelametin nyawa banyak orang.

Dan buat yang bikin party entah itu nikahan atau apapun, tolong taat prokes, jangan karena keinginan kita pribadi yang mau punya party mewah jd ngorbanin banyak orang, kita ga pernah tau yang dateng ke pesta nikahan kita itu bebas virus atau engga. Udah banyak banget yang tiba - tiba kena virus cov*d massal karena pergi nikahan. Sekali lagi jangan bersembunyi dibalik kata "takdir" kalian bisa ngindarin itu dengan taat prokes, kalo udah taat prokes dan masih kena juga baru itu namanya takdir. 

Di masa kya gini kita harus semakin down to earth, maksimalin waktu yang dikasih entah itu buat istirahat sejenak atau ngabisin waktu sama keluarga. Buat yang masih harus bekerja di masa pandemi gini semoga rejekinya ada aja ya, dan ttep sehat, taat prokes please biar semuanya bisa kembali normal.

Jangan jadi orang - orang yang ngeluh sama pemerintah ini itu kalo sendirinya masih ga taat prokes, karena bisa jadi kamu juga menjadi penyumbang penyebaran virus. Aku bukan orang yang pro pemerintah tapi kalo kita kya gini terus mau sampe kapan kan. Sedih aja liat ponakan yang masih kelas 1 sd belajar dirumah, gabisa main sama temen-temen disekolah, tugasny dikerjain sendirian. Padahal di masa yang sekarang waktunya dia bersosialisasi sama temen - temen di sekolah. 

Sekian dari aku yang selalu dirumah ♡

Senin, 22 Juli 2019

-♡-

Terkadang kau berpikir apa yang telah kau lalui dan jalani akan berujung pada kesia-siaan tapi cobalah lihat semua proses yang kau jalani dari sisi lain, mungkin ada beberapa bagian yg terlewat kau lihat, tanpa kau sadari dan itu akan menjadi sebuah buah yang sangat manis. Syukuri dan bersungguh-sungguh lah dalam setiap jalan yang kau pilih, entah itu kau pilih karna ketidaksukaan mu terhadap seseorang ataupun memang itu yang sangat kau inginkan. Jika itu tidak merugikan dirimu dan orang lain, maka lakukanlah sekuat tenaga, berjuanglah, jika tak bisa berlari maka berjalanlah, jika tak bisa berjalan maka merangkaklah, sampai mencapai tujuan dan ketetapan yang sudah ditetapkan untuk dirimu dalam sebuah kebaikan

Jumat, 03 Juli 2015

Thank's Boy

sweet boy
I remembered him when he saved me from stranger in the school.
we was in elementary school in that time, he nice, and handsome.
I'm cry in the back wall and he come and said " why you cry? don't cry again"
the stranger gone when he come. he save me, I wanna say thank you very much sweet boy. if  you never ever come, i dunno what will happen to me.

did you remember ?
I'm still remembered the moment until now.
maybe that's 14 years ago, i think you not remember again.
now you not sweet boy again, you're a good man.
once again I wanna say thank you <3

Sabtu, 15 November 2014

HENING

Ada saatnya ketika detak jantung terhenti dan paru-paru pun berhenti berkerja, hari ketika semuanya menjadi hening dan gelap. Hari dimana langit hanya bisa meneteskan air mata, tiada lagi kata yang terucap dibibir hanya keheningan yang ada.

Ketika keluhan dan kata-kata tiada artinya lagi, hanya keheningan...
Dan aku mungkin akan mengalami keheningan itu ketika aku berhenti akan mengeluh dan mengeluarkan celotehan-celotehan yang mungkin membosankan dan sangat mengganggu. kalian pasti akan merindukan itu. 

Hanya ada isak tangis, cerita-cerita hari dimasa lalu yang pernah kita lalui bersama, tapi semuanya akan kembali menjadi hening, dan larut dalam rasa haru dan kehilangan. apakah mungkin kalian akan kehilangan sosok yang mungkin tidak pernah kalian anggap ada?

Tuhan selalu punya kejutan untuk semua makhluk ciptaannya.

Dan aku juga percaya bahwa Tuhan akan memberikan kejutan juga kepada ku ketika aku dihadapkan pada keheningan itu. Keheningan yang akan membawa ketenangan, ketika kau takkan mengalami sakit. ya, sakit medis, sakit hati atau kau tidak perlu memikirkan lagi apa yang akan terjadi esok hari, dan tekanan dari dunia fana lainnya. karna semua itu akan terhenti ketika hening datang padamu.

Takkan ada lagi matahari pagi menyambut ku ketika aku bangun dari tidur, karena aku akan tertidur untuk selamanya. tidak ada lagi hari-hari yang bisa kita lalui bersama. tapi mungkin aku hanya bisa melihat senyum dan tawa kalian dalam hening. aku pasti akan merindukan hari-hari ketika kita bersama.

Hening...
Aku akan sampai pada fase itu dan langkahku akan terhenti, 
Aku tak bisa lagi melangkah bersama kalian melewati hari demi hari didunia yang fana ini, berusaha mencapai cita-cita bersama. 
Tuhan sudah tak mengizinkan aku untuk melangkah lagi, semua terhenti disaat hening..

Jumat, 24 Oktober 2014

"Kutip"

" Kau lupa dengannya ? | iya aku tidak tau siapa dia | mengingat beberapa orang dimasa lalu mu, tidak lah membuat memori di otak mu penuh "

" Dia, dia yang selalu ada di dalam setiap do'aku, tanpa ia tau atau pun tidak, aku mencintainya dalam diam dan bahagia ku. ya aku menikmati setiap rasa yang ada untuknya, dengan dekat atau pun jauh darinya, memilikinya ataupun tidak, aku bahagia untuknya"