Ketika baca judulnya mungkin pada bingung sebenarnya ini tulisan apaan ya, disudut ? tidak diperhatikan ? mungkinkah itu "DEBU"
Bukan,itu bukan debu, itu adalah aku. aku? iya aku, aku yang sedang nulis ini, kenapa disudut ? mungkin aku debu ? bukan. maksud tulisan disini adalah aku mungkin orang yang sering ga diperhatikan dan tanpa sadar aku memerhatikan orang-orang disekitarku, ya aku adalah seorang pengamat dari jauh, bukan pengamat bola atau pun pengamat politik, tapi aku lebih menjadi pengamat dunia yang ada disekelilingku.
Bukan,itu bukan debu, itu adalah aku. aku? iya aku, aku yang sedang nulis ini, kenapa disudut ? mungkin aku debu ? bukan. maksud tulisan disini adalah aku mungkin orang yang sering ga diperhatikan dan tanpa sadar aku memerhatikan orang-orang disekitarku, ya aku adalah seorang pengamat dari jauh, bukan pengamat bola atau pun pengamat politik, tapi aku lebih menjadi pengamat dunia yang ada disekelilingku.
Memperhatikan hal-hal kecil yang terkadang dilewatkan banyak orang. Hal-hal kecil yang bisa membuatmu merasa bahagia ataupun sedih. Senyuman dan rengutan yang terkadang tak kau sadari, tapi aku melihatnya.
Aku bahagia menyadari hal-hal kecil itu, disudut tanpa disadari oleh siapa pun. Itu adalah keikutsertaan ku dalam memperhatikan dunia.
Note : Tulisan ini dibuat beberapa tahun yang lalu, oleh diriku yang selalu merasa tak layak mendapat spot light dari mana pun dan aku nyaman menjadi warga pinggiran yang menikmati spotlight dan pertunjukan yang sedang terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar