Sabtu, 15 November 2014

HENING

Ada saatnya ketika detak jantung terhenti dan paru-paru pun berhenti berkerja, hari ketika semuanya menjadi hening dan gelap. Hari dimana langit hanya bisa meneteskan air mata, tiada lagi kata yang terucap dibibir hanya keheningan yang ada.

Ketika keluhan dan kata-kata tiada artinya lagi, hanya keheningan...
Dan aku mungkin akan mengalami keheningan itu ketika aku berhenti akan mengeluh dan mengeluarkan celotehan-celotehan yang mungkin membosankan dan sangat mengganggu. kalian pasti akan merindukan itu. 

Hanya ada isak tangis, cerita-cerita hari dimasa lalu yang pernah kita lalui bersama, tapi semuanya akan kembali menjadi hening, dan larut dalam rasa haru dan kehilangan. apakah mungkin kalian akan kehilangan sosok yang mungkin tidak pernah kalian anggap ada?

Tuhan selalu punya kejutan untuk semua makhluk ciptaannya.

Dan aku juga percaya bahwa Tuhan akan memberikan kejutan juga kepada ku ketika aku dihadapkan pada keheningan itu. Keheningan yang akan membawa ketenangan, ketika kau takkan mengalami sakit. ya, sakit medis, sakit hati atau kau tidak perlu memikirkan lagi apa yang akan terjadi esok hari, dan tekanan dari dunia fana lainnya. karna semua itu akan terhenti ketika hening datang padamu.

Takkan ada lagi matahari pagi menyambut ku ketika aku bangun dari tidur, karena aku akan tertidur untuk selamanya. tidak ada lagi hari-hari yang bisa kita lalui bersama. tapi mungkin aku hanya bisa melihat senyum dan tawa kalian dalam hening. aku pasti akan merindukan hari-hari ketika kita bersama.

Hening...
Aku akan sampai pada fase itu dan langkahku akan terhenti, 
Aku tak bisa lagi melangkah bersama kalian melewati hari demi hari didunia yang fana ini, berusaha mencapai cita-cita bersama. 
Tuhan sudah tak mengizinkan aku untuk melangkah lagi, semua terhenti disaat hening..