Selasa, 03 Agustus 2021

Masa Pandemi Cov*d

Hari - hari ku seperti biasanya, dirumah menghabiskan waktu bersama keponakanku. Di masa pandemi seperti ini aku tak terlalu kesulitan karena aku sendiri jarang keluar rumah.

Terkadang masih heran dengan orang - orang yang denial sama virus. Walau ga keliatan tapi ga bisa dipungkiri kalo corona ini nyata. Apalagi dengan tambahan kalimat "ya kalo udah takdirnya mau meninggal ya meninggal aja, bukan karena virus" bener hidup dan mati emang takdir dari Allah, tapi sebagai orang yang berakal tentu kita harus ikhtiar, ga gitu aja nerima kematian. Orang kecelakaan meninggal ya takdir, orang dibunuh meninggal takdir juga tapi ga semua orang bisa nerima itu kan, ketika ada yang meninggal karena korban pembunuhan trs kamu bilang "itu kan udah takdir dia" gabisa kya gitu sayang. Kalo gitu misalnya sakit flu atau demam jangan nyari obat ya, karena kalo mau meninggal ya meninggal aja kan udah takdir jd gausah cari - cari obat.

Itu kenapa kita harus tahan ego buat jalan - jalan, ga pake masker dan nongkrong - nongkrong. Mungkin kamu ngerasa superior dan ga percaya sama si virus ini tapi ada orang - orang yang imunnya mungkin ga sekuat kamu, alangkah bijaknya jika kamu pake masker dan taat prokes. Dengan begitu kamu bisa nyelametin nyawa banyak orang.

Dan buat yang bikin party entah itu nikahan atau apapun, tolong taat prokes, jangan karena keinginan kita pribadi yang mau punya party mewah jd ngorbanin banyak orang, kita ga pernah tau yang dateng ke pesta nikahan kita itu bebas virus atau engga. Udah banyak banget yang tiba - tiba kena virus cov*d massal karena pergi nikahan. Sekali lagi jangan bersembunyi dibalik kata "takdir" kalian bisa ngindarin itu dengan taat prokes, kalo udah taat prokes dan masih kena juga baru itu namanya takdir. 

Di masa kya gini kita harus semakin down to earth, maksimalin waktu yang dikasih entah itu buat istirahat sejenak atau ngabisin waktu sama keluarga. Buat yang masih harus bekerja di masa pandemi gini semoga rejekinya ada aja ya, dan ttep sehat, taat prokes please biar semuanya bisa kembali normal.

Jangan jadi orang - orang yang ngeluh sama pemerintah ini itu kalo sendirinya masih ga taat prokes, karena bisa jadi kamu juga menjadi penyumbang penyebaran virus. Aku bukan orang yang pro pemerintah tapi kalo kita kya gini terus mau sampe kapan kan. Sedih aja liat ponakan yang masih kelas 1 sd belajar dirumah, gabisa main sama temen-temen disekolah, tugasny dikerjain sendirian. Padahal di masa yang sekarang waktunya dia bersosialisasi sama temen - temen di sekolah. 

Sekian dari aku yang selalu dirumah ♡

Senin, 22 Juli 2019

-♡-

Terkadang kau berpikir apa yang telah kau lalui dan jalani akan berujung pada kesia-siaan tapi cobalah lihat semua proses yang kau jalani dari sisi lain, mungkin ada beberapa bagian yg terlewat kau lihat, tanpa kau sadari dan itu akan menjadi sebuah buah yang sangat manis. Syukuri dan bersungguh-sungguh lah dalam setiap jalan yang kau pilih, entah itu kau pilih karna ketidaksukaan mu terhadap seseorang ataupun memang itu yang sangat kau inginkan. Jika itu tidak merugikan dirimu dan orang lain, maka lakukanlah sekuat tenaga, berjuanglah, jika tak bisa berlari maka berjalanlah, jika tak bisa berjalan maka merangkaklah, sampai mencapai tujuan dan ketetapan yang sudah ditetapkan untuk dirimu dalam sebuah kebaikan

Jumat, 03 Juli 2015

Thank's Boy

sweet boy
I remembered him when he saved me from stranger in the school.
we was in elementary school in that time, he nice, and handsome.
I'm cry in the back wall and he come and said " why you cry? don't cry again"
the stranger gone when he come. he save me, I wanna say thank you very much sweet boy. if  you never ever come, i dunno what will happen to me.

did you remember ?
I'm still remembered the moment until now.
maybe that's 14 years ago, i think you not remember again.
now you not sweet boy again, you're a good man.
once again I wanna say thank you <3

Sabtu, 15 November 2014

HENING

Ada saatnya ketika detak jantung terhenti dan paru-paru pun berhenti berkerja, hari ketika semuanya menjadi hening dan gelap. Hari dimana langit hanya bisa meneteskan air mata, tiada lagi kata yang terucap dibibir hanya keheningan yang ada.

Ketika keluhan dan kata-kata tiada artinya lagi, hanya keheningan...
Dan aku mungkin akan mengalami keheningan itu ketika aku berhenti akan mengeluh dan mengeluarkan celotehan-celotehan yang mungkin membosankan dan sangat mengganggu. kalian pasti akan merindukan itu. 

Hanya ada isak tangis, cerita-cerita hari dimasa lalu yang pernah kita lalui bersama, tapi semuanya akan kembali menjadi hening, dan larut dalam rasa haru dan kehilangan. apakah mungkin kalian akan kehilangan sosok yang mungkin tidak pernah kalian anggap ada?

Tuhan selalu punya kejutan untuk semua makhluk ciptaannya.

Dan aku juga percaya bahwa Tuhan akan memberikan kejutan juga kepada ku ketika aku dihadapkan pada keheningan itu. Keheningan yang akan membawa ketenangan, ketika kau takkan mengalami sakit. ya, sakit medis, sakit hati atau kau tidak perlu memikirkan lagi apa yang akan terjadi esok hari, dan tekanan dari dunia fana lainnya. karna semua itu akan terhenti ketika hening datang padamu.

Takkan ada lagi matahari pagi menyambut ku ketika aku bangun dari tidur, karena aku akan tertidur untuk selamanya. tidak ada lagi hari-hari yang bisa kita lalui bersama. tapi mungkin aku hanya bisa melihat senyum dan tawa kalian dalam hening. aku pasti akan merindukan hari-hari ketika kita bersama.

Hening...
Aku akan sampai pada fase itu dan langkahku akan terhenti, 
Aku tak bisa lagi melangkah bersama kalian melewati hari demi hari didunia yang fana ini, berusaha mencapai cita-cita bersama. 
Tuhan sudah tak mengizinkan aku untuk melangkah lagi, semua terhenti disaat hening..

Jumat, 24 Oktober 2014

"Kutip"

" Kau lupa dengannya ? | iya aku tidak tau siapa dia | mengingat beberapa orang dimasa lalu mu, tidak lah membuat memori di otak mu penuh "

" Dia, dia yang selalu ada di dalam setiap do'aku, tanpa ia tau atau pun tidak, aku mencintainya dalam diam dan bahagia ku. ya aku menikmati setiap rasa yang ada untuknya, dengan dekat atau pun jauh darinya, memilikinya ataupun tidak, aku bahagia untuknya"

Rabu, 15 Oktober 2014

PLN Lebih Dekat #IdekuUntukPLN

Dalam rangka ikut memeriahkan Hari Listrik Nasional, dan lomba blog yang di adakan oleh PLN.  Saya akan menyumbangkan sebuah tulisan mengenai #IdekuUntukPLN.

Pertama saya akan memberikan info tentang PLN

Berawal di akhir abad ke 19, perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri.
Antara tahun 1942-1945 terjadi peralihan pengelolaan perusahaan- perusahaan Belanda tersebut oleh Jepang, setelah Belanda menyerah kepada pasukan tentara Jepang di awal Perang Dunia II.
Proses peralihan kekuasaan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II pada Agustus 1945, saat Jepang menyerah kepada Sekutu. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pemuda dan buruh listrik melalui delegasi Buruh/Pegawai Listrik dan Gas yang bersama-sama dengan Pimpinan KNI Pusat berinisiatif menghadap Presiden Soekarno untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik Indonesia. Pada 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW.
Pada tanggal 1 Januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas yang dibubarkan pada tanggal 1 Januari 1965. Pada saat yang sama, 2 (dua) perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola tenaga listrik milik negara dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola gas diresmikan.
Pada tahun 1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.17, status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.
Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik, maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik bagi kepentingan umum hingga sekarang.




Menurut saya kinerja PLN sudah lumayan bagus dan dipermudah dalam segala hal. Tapi kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat di daerah membuat fasilitas yang diberikan oleh PLN tidak digunakan secara efisien. Seperti bisa mengecek tagihan listrik secara online. Saya pribadi saja baru mengetahui hal tersebut karena saya ingin mengikuti kegiatan ini, saya jadi melihat lihat tampilan web PLN. Dan juga pembayaran yang juga dipermudah, bisa melalui ATM dan tempat pembayaran lainnya.

bisa mengecek listrik secara langsung (hasil Mengkepo web PLN) :p


Selain itu PLN juga berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui akun twitter @PLN_123. Jadi PLN bisa mengetahui keluhan masyarakat secara langsung oleh pengguna twitter lainnya.

Tapi yang saya sayangkan adalah, kurangnya pasokan listrik karena sering terjadi pemadaman bergilir. Saya tahu itu mungkin bukan terjadi di daerah saya saja. Apalagi terkadang pemadaman terjadi sangat lama. Di daerah saya pernah terjadi pemadaman listrik selama 6 jam bergantian. Itu sangat menganggu, apalagi tugas sekolah dan yang lainnya sering dituntut menggunakan alat elektronik seperti Komputer, Printer dll. Dan terkadang ketika listrik hidup tiba-tiba padam lagi secara cepat, itu bisa membuat alat elektronik rusak. Tidak jarang saya melihat teman-teman sesama pemakai sosial media mengeluh mengenai pemadaman listrik.

Jadi #IdekuUntukPLN
  1. Pegawai PLN mungkin harus sering sosialisasi untuk warga didaerah terpencil mengenai fasilitas yang telah diberikan oleh PLN
  2. Jika ingin melakukan pemadaman sebaiknya diberitahu terlebih dahulu, dan jangan padam kan listrik ketika malam atau siang hari, karena jika malam bisa memicu kebakaran, sedangkan siang hari suhu udara terkadang meningkat dan jika gak ada listrik, akan terasa panas banget dan itu menurut saya mengganggu.
  3. Pendekatan melalui sosial media sudah bagus, tapi bagaimana jika yang mau mengeluh orang tua yang tidak mengenal internet dan sosial media. ada baiknya jika ada pos pelayanan terpadu untuk keluhan masyarakat yang lain, atau petugas langsung door to door untuk mengetahui keluhan masyarakat mengenai listrik. karena kebanyakan orang-orang malas untuk datang ke kantor atau sebagainya untuk menyampaikan unek-unek mereka
  4. Mungkin kalau bisa pasokan listrik kita ditambah agar pemadaman bisa dihindarkan, mungkin dengan mencari alternatif listrik yang lain yang lebih murah jadi PLN juga tidak mengalami kerugian.
  5. Kampanyekan slogan "Hemat Listrik" agar penggunaan listrik lebih efisien dan tidak terbuang sia-sia.
Saya sebagai salah satu pengguna listrik tentu mau agar listrik di negara kita lebih baik dan lebih dihargai, jangan ada lagi keluhan mengenai listrik di kemudian hari. cheer's up, Ayo Kenali PLN lebih dekat dan Hemat Listrik, agar tiada jarak antara kita dan PLN dan kita lebih menghargai listrik setiap harinya.







Jumat, 26 September 2014

MEROSOTNYA MORAL DAN IMAN INDONESIA #MenolakAcuh

Ketika sekian lama menjadi "passive observer" di dunia maya, aku mulai jenuh ketika ngeliat berita tentang pencabulan, pemerkosaan dan pembunuhan.
kya nya hal begitu udah mulai "lumrah" di #INDONESIA. miris ? iya miris banget ngeliatnya, setiap baca berita kya bgtu dmedia online aku kesel. kenapa hal kya gtu udah mulai lumrah d indonesia, seakan indonesia tuh udah mulai "ga aman" buat rakyatnya sendiri. terutama anak-anak dan remaja, karna menurut berita yang sering aku baca yang sering jadi korban tu anak-anak dan remaja.

Kemana para penegak hukum yang katanya "mengayomi" dan "melindungi"
seakan itu hanya "semboyan" belaka, banyak orang tua yang takut anaknya bermain keluar rumah, dan anak-anak pun berkurang masa kecilnya untuk bermain, tetapi terkadang orang-orang dirumah pun bisa menjadi ancaman. dimana lagi tempat terbaik yang aman untuk adik -adik dan saudara kita ? 



Tidak hanya itu, sedang marak juga pembunuhan yang terjadi dikalangan mahasiswa, kenapa itu bisa terjadi? dimana iman seseorang ? ga takut dosa? seakan iman telah menjauhi mereka. kenapa Indonesia tercinta jadi seperti ini?
kemana lagi kami harus tinggal kalo bukan di Indonesia, tetapi keamanan untuk kami seakan gak ada.

suka sebel setiap baca berita tentang pencabulan, pedofil, pemerkosaan dan pembunuhan. dimana hati nurani orang-orang yg menjadi pelaku ? dimakah letak iman mereka? aku emang ga suka baca koran tapi aku sekarang jadi sering ngikutin media online tentang hal yang seperti itu. indonesia ku tak seaman dulu, banyak ancaman yang menanti kami para penerus bangsa. dimana adat ketimuran kita? bukankah itu sangat dibanggakan indonesia? 

moral dan iman yang makin merosot ini hendaknya menjadi perhatian khusus untuk para pemimpin agar kelak bangsa kita jauh dari tindak kriminalitas seperti yang selalu terjadi sekarang. kita seharusnya harus lebih berkaca terhadap moral kita. kasian jika nanti yang menjadi korban adalah orang-orang didekat kita.

tolong untuk para penguasa yang peduli akan kelangsungan penerus bangsa untuk lebih memperhatikan keamanan kami. ini adalah harapan dari seorang anak bangsa yang mencintai INDONESIA.